Kebun Binatang Surabaya (KBS) di tahun 1970an pernah mendapat sebutan sebagai kebun binatang terbesar di Asia Tenggara. Tapi sekarang, jika dibandingkan dengan Kebun Binatang Ragunan di Jakarta jumlah spesiesnya tidak jauh berbeda. KBS terletak di Jalan Setail 1 Surabaya, lokasinya berdekatan dengan museum MPU Tantular dan Masjid Al Falah.
Kebun Binatang Surabaya (KBS) selama ini masih difungsikan oleh masyarakat sebagai tempat rekreasi saja. Padahal KBS memiliki tiga fungsi lainnya yakni sarana pendidikan, penelitian dan konservasi satwa lengkap. KBS sendiri juga menjadi pusat penangkaran satwa.
Jumlah populasi yang ada di KBS mencapai 4691 dengan 307 spesies. Satwa yang menjadi perhatian pengunjung khususnya wisatawan mancanegara, diantaranya, komodo dan babi rusa. Komodo merupakan satwa purba yang hidup di Indonesia.
Koleksi lain dari KBS antara lain mammalian, aves, binatang melata, dan pisces. Di KBS terdapat tempat untuk burung, akuarium air tawar dan air asin, karantina toxidemi, binatang malam (nocturama) dan berbagai binatang menyusui. Di KBS juga ada ikan lumba-lumba (pesut mahakam) dan duyun.
KBS merupakan salah satu warisan kolonial Belanda dengan satu lebar dari sekitar 15 hektar dan berdiri sejak 1916. Koleksi dari binatang mencapai 400 jenis, baik dari dalam maupun luar negeri.
Referensi:
- http://www.wisatanet.com/travel_review.php?kode=1&id=67


Saya sangat berterima kasih kepada dyazone.files.wordpress.com yang telah memberi saya banyak informasi tentang KBS ini. Sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih dan salam
By: Muhammad Rifqy Romadhoni on May 1, 2009
at 1:11 pm